Terbentur Covid-19 Program Hebitren Tetap Berjalan

Demikian diungkapkan KH. Hasib Wahab Chasbullah, Ketua Umum Hebitren di kediamannya di Ponpes Tambak Beras Jombang, Jawa Timur, ketika dimintai keterangannya, Kamis (4/6/2020).

Dikatakan Hasib Wahab yang biasa dipanggil akrab Gus Hasib, Hebitren  telah bekerjasama dengan Bank Indonesia tepatnya 11 November 2019. Dan berhubungan langsung dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia.

“Kita menginginkan di tiap pondok pesantren dapat mengelola ekonomi secara makro jadi bukan sebatas UKM dan Koperasi yang menempel di Ponpes,” tandasnya.

Ia pun mengharapkan agar setiap pondok pesantren memiliki badan usaha sehingga bisa mengembangkan dan meningkatkan kapasitas pondok pesantren. Saat ini pondok pesantren yang tergabung dalam Hebitren sebanyak 110 Pondok Pesantren yang ada di seluruh Indonesia termasuk Ponpes di Tambak Beras Jombang.

“Siapapun bisa bergabung baik pesantren yang telah memiliki saham besar maupun pesantren yang masih tergolong kecil,” jelasnya.

Namun ditandaskan Gus Wahid, pesantren kecil yang sudah tergabung dengan Hebitren dapat dibantu oleh pesantren yang sudah besar. Sayangnya perhimpunan pesantren yang sudah terbentuk belum lama ini, terbentur dengan adanya Covid-19 sehingga tidak bisa mengadakan pertemuan secara langsung di kantor pusat Jakarta

“Selama ini pertemuan Hebitren dilakukan secara virtual sampai Covid-19 selesai,” terangnya.

Gus Hasib pun menyatakan bahwa ponpes yang telah tergabung dalam Hebitren tidak saja mengembangkan usahanya di Ponpes akan terapi membangkitkan ekonomi di pesantren.

“Jadi ini tuntutan pesantren, setiap pesantren harus punya usaha. Jadi tidak unsich pada pendidikan saja melainkan menjadi penggerak ekonomi dan bisnis di pesantren,” tandasnya.

Lebih lanjut Gus Hasib sebagai putra pendiri NU, mengharapkan adanya pertemuan Rakornas pengurus Hebitren di kantor DPP Hebitren, bila pandemi Covid-19 selesai.

Dengan demikian juga mengharapkan setelah adanya pertemuan dengan seluruh pengurus Hebitren, pesantren dapat memiliki perusahaan yang besar tanpa harus mengajukan pinjaman ke bank – bank.

Lebih jauh diungkapkan Hasib Wahab, keuntungan mendirikan Hebitren adalah sebagai suatu wadah komunikasi bisnis pesantren. Intinya menjembantani komunikasi bisnis antar pesantren.

“Itu yang pertama. Yang kedua, mendirikan jasa keuangan seperti Bank Syariah. Nantinya pesantren akan punya saham dari psantren ke pesantren. Yang ketiga, memiliki lembaga sosial dibawah naungan yayasan kesejahteraan pesantren. Jadi yang ketiga program ini yang akan digarap,” tandasnya.

Sumber : https://propublik.id/terbentur-covid-19-program-hebitren-tetap-berjalan/

Published by hebitrenpusat

Himpunan ekonomi bisnis pesantren

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: